Wed Sep 08, 2010 11:12 am

Home Bantuan
Bantuan
Pembahasan Soal Interaktif PDF Print E-mail

 

JAWABAN BENAR

PEMBAHASAN NO 1

Chronic renal disease ditandai dengan adanya

: pengurangan jumlah/massa nefron (“kedua ginjal mengecil”),
: penurunan fungsi ginjal ireversibel,
: dan proses tersebut berlangsung lebih dari 3 bulan.

Hal tersebut di atas tidak terdapat pada acute renal failure, sindrom nefrotik, maupun sindrom nefritik akut.

Staging Chronic Renal Disease:

Stage 1. Kerusakan ginjal dengan GFR normal atau meningkat (GFR: 90)
Stage 2. Kerusakan ginjal dengan sedikit penurunan GFR (GFR: 60-89)
Stage 3. Kerusakan ginjal dengan penurunan moderat GFR (GFR: 30-59)
Stage 4. Kerusakan ginjal dengan GFR sangat menurun (GFR: 15-29)
Stage 5. Gagal ginjal (GFR: <15)

Penghitungan GFR pria = {(140-umur) x berat badan (Kg)} : {72 x kadar kreatinin (mg/dl)}

Penghitungan GFR wanita = 0,85 x {(140-umur) x berat badan (Kg)} : {72 x kadar kreatinin (mg/dl)}


=2,44 (Stage 5. Gagal ginjal, GFR<15)

Kunci jawaban No. 1 : A

 back

PEMBAHASAN SOAL No. 2

Hampir semua penyakit ginjal stadium akhir yang menerima transplantasi ginjal memiliki harapan hidup yang lebih tinggi dibandingkan pasien yang menerima dialisis.

Kunci jawaban : A

(Harrison’s Principles of Internal Medicine, 16th ed, hal.1668)

 back

PEMBAHASAN Soal No. 3

Pada glomerulonefritis akut terjadi injury pada sel-sel glomerulus yang mengakibatkan infiltrasi sel-sel radang dan proliferasi sel-sel glomerulus. Hal tersebut menimbulkan obstruksi lumen kapiler glomerulus. Akibatnya, aliran darah ginjal dan laju filtrasi glomerulus (GFR) menurun. Terjadi oliguria (volume urin <=400 ml/hari).

Banyaknya cairan tubuh (plasma darah) yang tidak terfiltrasi lewat ginjal mengakibatkan cairan tersebut menumpuk dalam tubuh mengakibatkan edema, dan hipertensi. Sebagai akibat dari injury pada dinding kapiler glomerulus, urinalisis secara khas menunjukkan adanya sel darah merah (hematuria), leukosit, dan protein. Seringkali hematuria dapat dilihat secara makroskopis sebagai kencing berwarna gelap. Protein (albumin) tubuh yang keluar lewat urin mengakibatkan hipoalbuminemia.

Kunci jawaban : A

(Harrison’s Principles of Internal Medicine, 16th ed, hal.1679)

PEMBAHASAN Soal No. 4

Glomerulonefritis poststreptokokus merupakan salah satu penyebab tersering glomeruloneritis. Penyakit ini berkembang kurang lebih dua minggu setelah radang tenggorokan, atau infeksi kulit (impetigo) yang disebabkan Streptococcus ?-hemoliticus grup A. Glomerulonefritis poststreptokokus biasanya diderita anak-anak.

Gejala meliputi gross hematuria, nyeri kepala, dan gejala-gejala sistemik (mual, lemas, penurunan nafsu makan). Pada penyakit ini dapat terjadi pembengkakan kapsula renal yang menyebabkan nyeri pinggang ataupun punggung. Gejala lainnya seperti gejala glomerulonefritis secara umum.

Penyakit ini disebabkan interaksi antara antibodi terhadap antigen yang telah terperangkap di dalam glomerulus, sehingga menyebabkan terbentuknya kompleks imun di dalam glomerulus.

Kunci jawaban : A

(Harrison’s Principles of Internal Medicine, 16th ed, hal.1680)

PEMBAHASAN SOAL No. 5

Sebagai akibat dari injury pada dinding kapiler glomerulus, urinalisis secara khas menunjukkan adanya sel darah merah (hematuria), leukosit, dan protein. Protein (albumin) tubuh yang keluar lewat urin mengakibatkan hipoalbuminemia. Tekanan onkotik intravaskuler yang menurun karena hipoalbuminemia dapat menyebabkan edema.

Kunci jawaban : B

(Harrison’s Principles of Internal Medicine, 16th ed, hal.1679)

  back

 

 
Jawaban Salah PDF Print E-mail
 
JAWABAN SALAH
 
 
Koneksi Hot Spot FK-UWKS dari Windows Vista PDF Print E-mail

Beberapa perangkat yang menggunakan Sistem Operasi Windows Vista kesulitan dalam mengakses internet dengan Hotspot.

berikut tutorial mengakses hot spot pada Windows Vista

(Download Tutorial)